About

Thursday, April 11, 2013

thumbnail

Tangan Emas Mourinho di Madrid


Jose Mourinho (Reuters)
SepakBola- Jose Mourinho terus membuktikan diri sebagai pelatih papan atas dunia. Selain meraih berbagai gelar bergengsi, pelatih asal Portugal itu menjadi jaminan mutu mampu meningkatkan keuntungan klub. Real Madrid menjadi contoh termutakhir.

Juara La Liga musim lalu itu tercatat sukses mengantongi keuntungan dua kali lipat semenjak kedatangan Mourinho pada 2010 silam. Salah satu keuntungan berasal dari Mourinho yang selalu sukses membawa Madrid lolos ke semifinal Liga Champions tiga tahun berturut-turut.

Madrid memastikan melaju ke babak semifinal untuk ketigakalinya usai mengalahkan Galatasaray dengan agregat kemenangan 5-3 di perempat final. Pencapaian ini sangat kontras dengan pencapaian Madrid dalam enam tahun terakhir sebelum kedatangan Mourinho.

Sebelumnya Madrid selalu gagal untuk melaju ke babak semifinal sejak Liga Champions 2005 hingga 2010. Dalam rentang tahun tersebut, Madrid terus berganti pelatih. Seperti Luksemburg, López Caro, Fabio Capello, Schuster, Juande Ramos dan Manuel Pellegrini.

Namun semua berubah sejak kedatangan Mourinho. Sukses Mourinho membawa timnya melaju ke babak semifinal berimbas pada keuntungan klub. Meski kalah di semifinal 2011 dari Barca, namun Madrid memperoleh keuntungan hingga €39,3 juta (Rp498 milyar).

Di musim 2012, meski akhirnya kalah dari Bayern Munich di semifinal, Madrid mengantongi laba €38.4 juta (Rp486 milyar). Jumlah ini total pendapatan Madrid sepanjang partisipasinya di ajang Liga Champions. Dan sukses tersebut berlanjut musim ini.

Madrid sejauh ini sudah mengantongi €27,4 juta (Rp347 milyar). Dan kesuksesan menyingkirkan Galatasaray disinyalir membuat Madrid bakal mengantongi keuntungan tambahan hingga €4,9 juta (Rp62 milyar). (eh)

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

About